Resensi : Pengertian, Unsur Dan Jenis Serta Manfaatnya

Buku merupakan sekumpulan kertas bertulisan yang dijadikan satu. Kertas-kertas bertulisan itu mempunyai tema bahasan yang sama dan disusun menurut kronologi tertentu, dari awal bahasan sampai kesimpulan dari bahasan tersebut. Buku adalah kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan atau gambar.

Setiap sisi dari sebuah lembaran kertas pada buku disebut sebuah halaman. Jenis buku ada bermacam-macam, bukan hanya buku ilmu pengetahuan saja, tetapi juga ada buku cerita, buku komik, buku novel dan sebagainya. Nah pembahasan kali ini ialah, pernahkah anda tertarik pada sebuah buku, karena membaca sebuah tulisan yang mengulas secara singkat dan detail dari isi buku tersebut?

Suatu hari anda tentu pernah mendapatkan tugas Bahasa Indonesia meresensi suatu buku atau novel. Namun tahukah anda apa yang dimaksud dengan resensi? Pernahkah anda menyadari bahwa melalui resensi, anda bisa mengetahui isi buku yang akan anda baca.

Nah, mungkin bagi sebagian anda tidak mengetahui apa pengertian resensi, bagaimana cara membuat resensi dan ingin sekali melihat contoh resensi untuk menyelesaikan tugas anda. Bahkan dalam suatu resensi buku, pastinya juga akan memuat kelebihan, kelemahan dan nilai dari buku yang anda baca. Agar lebih jelas mari kita bahas mengenai pengertian, tujuan dan unsur-unsur resensi buku.

Pengertian Resensi

Secara etimologi, kata resensi berasal dari bahasa latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere yang mempunyai arti melihat kembali, menimbang atau menilai. Dalam bahasa Belanda dikenal dengan kata recensie sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan kata review.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonsia, resensi yaitu sebagai suatu pertimbangan atau pembicaraan tentang buku dan sebagainya. Secara garis besar resensi diartikan yaitu sebagai kegiatan untuk mengulas atau menilai suatu hasil karya baik itu berupa buku, novel, ataupun film dengan cara dalam memaparkan data-data, sinopsis dan kritikan terhadap suatu karya tersebut.

Menurut WJS Poerwadarminta menyatakan bahwa resensi ialah sebagai suatu pertimbangan atau perbincangan tentang sebuah buku yang menilai kelebihan atau kekurangan buku tersebut, menarik atau tidaknya tema dan isi buku, kritikan dan memberi suatu dorongan kepada khalayak tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca dan dipunyai atau dibeli.

Perbincangan buku tersebut dimuat di surat kabar atau majalah. Jadi resensi dapat diartikan merupakan ulasan kembali sebuah karya baik berupa buku, film ataupun album. Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang di peroleh dari buku dan di sampaikan kepada masyarakat. Orang yang membuat suatu resensi disebut dengan resensator.

Jenis-Jenis Resensi

Secara garis besar resensi dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

Resensi Informatif : Resensi Informatif merupakan resensi yang hanya menyampaikan isi dari resensi secara singkat dan umum dari keseluruhan ini buku atau karya.

Resensi Deskriptif : Resensi Deskriptif merupakan resensi yang membahas secara detail pada tiap bagian atau babnya.

Resensi Kritis : Resensi kritis merupakan resensi yang berbentuk ulasan detail dengan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Isi dari resensi biasanya kritis dan objektif dalam menilai isi buku.

Unsur-unsur Resensi

Dalam Membuat Sebuah Resensi, Terdapat Beberapa Unsur Yang Harus Diperhatikan Agar Resensi Yang Dibuat Menjadi Jelas Dan Berkualitas. Yaitu Sebagai Berikut :

1. Judul

Judul semestinya harus mempunyai kesinambungan dengan isi resensi. Selain itu, judul yang menarik memberikan nilai lebih tersendiri.

2. Menyusun Data Buku

Penyusunan data buku dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Judul buku.
  2. Pengarang.
  3. Penerbit.
  4. Tahun terbit beserta cetakannya.
  5. Dimensi buku.
  6. Harga buku.

3. Isi Resensi Buku

Bagian ini berisi mengenai sinopsis, ulasan singkat buku dengan kutipan singkat dan keunggulan serta kelemahan buku, rumusan kerangka buku dan bahasa yang digunakan.

4. Penutup Resensi Buku

Pada bagian penutup biasanya berisi alasan kenapa buku tersebut ditulis dan kepada siapa buku tersebut ditujukan.

5. Kelebihan dan Kelemahan Buku Yang Diresensikan

Kelebihan dan kelemahan tersebut dapat dinilai dengan berdasarkan pada unsur–unsur intrinsik dari buku. Unsur–unsur intrinsik tersebut, meliputi tema, latar, alur, gaya bahasa dan penokohan. Ulasan dalam unsur–unsur intrinsik buku, dapat dilakukan secara lengkap atau berdasarkan pada yang paling menonjol.

Tujuan Resensi

Tujuan dari Resensi Buku ditinjau dari Kepentingan Pembaca. Kegiatan meresensi buku memiliki beberapa tujuan yakni :

 

  1. Memberikan gambaran kepada pembaca dan penilaian umum dari sebuah karya secara ringkas.
  2. Memberikan masukan kepada penulis berupa kritis dan saran terhadap isi, substansi, cara penulisan buku.
  3. Mengetahui kelebihan dan kekurangan buku yang di resensi.
  4. Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan.
  5. Menguji kualitas buku dan membandingkan terhadap karya lainnya.

Dan ada beberapa hal yang juga harus anda perhatikan ketika hendak meresensi sebuah buku. Dalam pembuatan resensi buku, perlu diperhatikan beberapa prinsip berikut ini:

  1. Objektif.
  2. Singkat, lugas, jujur dan jelas.
  3. Langsung pada sasaran.
  4. Sesuai dengan keadaan dan kemampuan pembaca.

Manfaat Resensi

Bagi penerbit manfaat resensi jelas merupakan sarana untuk mengenalkan buku-buku yang diterbitkan kepada calon pembeli. Hal ini dimaksudkan agar pembeli tidak salah memilih buku yang rata-rata diberi segel atau sampul yang tidak boleh dibuka oleh toko.

Resensi bagi pembaca jelas dapat menambah pengetahuan intisari dari buku yang diresensi. Pembaca yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang keseluruhan isi buku tersebut selanjutnya akan mencari di toko-toko atau situs yang menjual buku-buku itu. Berikut ini beberapa manfaat dari resensi :

1. Bahan Pertimbangan

Memberikan gambaran kepada pembaca mengenai suatu karya dan mempengaruhi mereka atas karya tersebut.

2. Sarana Promosi Buku

Buku yang diresensi biasanya adalah buku baru yang belum pernah di-resensi. Sehingga dengan melakukan hal ini bisa menjadi salah satu bentuk promosi buku sehingga terkenal dan banyak terjual.

3. Pengembangan Kreativitas

Seperti yang anda ketahui bahwa semakin sering menulis semakin baik tingkat keahlian anda, sehingga dengan rajin meresensi secara tidak langsung bisa mengembangkan kreativitas menulis.

4. Nilai Ekonomis

Dan hal yang mungkin tidak kamu bayangkan adalah dengan meresensi buku kita bisa mendapatkan imbalan berupa uang atau lainnya.

Sebenarnya meresensi buku itu hampir sama dengan membuat kesimpulan akan isi sebuah buku. Jadi setelah membaca sebuah buku, anda dapat menuliskan hal-hal yang menarik dari buku tersebut, kekurangan buku, kelebihannya dan sebagainya.

Dengan rajin membaca dan rutin pergi ke toko buku untuk mencari bahan resensi membuat anda mengetahui buku-buku baru yang beredar di pasaran. Sehingga anda selalu update kabar buku-buku terbaru tersebut.

Nah, Bagi anda yang hobi membaca buku, ada baiknya jika anda harus mencoba meresensi sebuah buku. Bila hasil resensi anda dimuat di media massa, beritahu pihak penerbit buku dengan melampirkan bukti pemuatannya.

Bila anda beruntung, penerbit bisa saja akan memberi informasi tentang buku-buku baru terbitan mereka atau bahkan memberikan buku-buku tersebut secara cuma-cuma. Demikian pengertian resensi, tujuan resensi, jenis-jenis resensi dan unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam meresensi sebuah buku. Semoga informasi diatas dapat memberi manfaat kepada anda.